Senin, 09 Januari 2012


Perkembangbiakan Tumbuhan
crayonpedia.org
Perkembangbiakan Generatif
            Perkembangbiakan generatif mempunyai arti bahwa terbentuknya individu baru merupakan hasil peleburan antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina.
1.         Reproduksi Tumbuhan Tingkat Rendah
Reproduksi generatif pada tumbuhan tingkat rendah dapat dibedakan menjadi empat cara sebagai berikut :
a.       Konjungsi
Konjungsi adalah peleburan dua sel kelamin yang tidak dapat dibedakan jenis kelaminnya, misalnya pada sprirogya dan Rhizopus.
b.      Isogami
Isogami adalah peleburan dua sel gamet (jantan dan betina) yang sama besarnya dan  sama bentuknya. Gamet ini juga belum dapat dibedakan antargamet jantan dan betina. Tumbuhan yang berkembang melalui isogami, misalnya  pediastrum.
c.       Anisogami
Anisogami adalah peleburan dua sel gamet jantan dan betina yang berbeda ukurannya, tetapi sama bentuknya. Gamet jantan lebih kecil ukurannya dari pada gamet betina.
Biasanya kedua gamet ini berflagel, misalnya pada ulva dan chlamydomonas.
d.      Oogami
Oogami adalah peleburan dua gamet yang sudah memiliki perbedaaan yang jelas. Gamet betina berukuran besar berupa sel telur,tidak dapat bergerak, dan dibentuk oleh oogonium. Gamet jantan lebih kecil berflagel, dan dibentuk dalam anteridium. Misalnya pada Chara, Nitella. dan Oedogonium.
2.Bunga
Bunga adalah bagian tumbuhan yang berfungsi untuk alat reproduksi.
http://www.crayonpedia.org/wiki/images/4/4d/Bunga_dan_bagian-bagian_penyusunnya.png
http://www.crayonpedia.org/wiki/images/6/6b/Bunga_sempurna.png
TABEL BAGIAN-BAGIAN BUNGA
BAGIAN BUNGA                                                                   FUNGSI
1. Kelopak (kalik)                                                                  Melindungi kuncup bunga
2. Mahkota (korola)                                                               Menarik perhatian serangga
3. Benang sari (stamen) terdiri dari :                                       Sebagai penghasil gamet jantan, yaitu serbuk sari (pollen)
a. tangkai sari (filamen)
b. kepala sari (antera) terdiri atas 4 kantong sari                                                                                      
4. Putik (pistilus) terdiri atas :                                                Sebagai penghasil gamet betina
a. tangkai putik (stilus)
b. kepala putik (stigma)
c. bakal buah (ovarium) di dalam bakal buah terdapat bakal biji (ovule)  
Penyerbukan dan Pembuahan
Penyerbukan
            Penyerbukan terjadi ketika tepung sari menempel pada kepala putik, dapat menempel dengan baik jika mendapat bantuan dari alam, hewan atau manusia. Unsur alam juga bisa membantu penyerbukan, diantaranya sinar matahari, air dan angin.
http://www.crayonpedia.org/wiki/images/e/e6/Penyerbukan.png
            Sinar matahari akan memanaskan serbuk sari sehingga serbuk sari semakin ringan. Angin yang bertiup menggoyang-goyang batang sehingga serbuk sari beterbangan dan berjatuhan dan menempel di kepala putik yang menyebabkan penyerbukan. Angin juga membantu penyebaran benih misalnya pada pohon randu dan mahoni, mengaturnya agar tidak berdesakan dengan menerbangkan ke tempat yang jauh.
            Manusia juga dapat membantu penyerbukan, misalnya agar diperoleh hasil (vanili). Tujuannya untuk memperoleh jenis (varietas) baru. Seperti pada gambar di bawah ini, penyerbukan dilakukan untuk memperoleh varietas bunga soka baru.
            Butir serbuk/serbuk sari menempel pada kepala putik membentuk buluh serbuk (2 inti, inti vegetatif dan inti generatif) berjalan ke arah mikropil (pintu kandung lembaga) inti generatif membelah 2 inti sperma sampai di mikropil, inti vegetatif mati satu inti sperma membuahi sel telur embrio. Satu inti sperma lain membuahi inti kandung lembaga endosperma (makanan cadangan bagi embrio).
            Karena pembuahannya berlangsung dua kali maka pembuahan pada Angiospermae disebut pembuahan ganda.

            Embrio pada tumbuhan berbiji tertentu dapat terbentuk karena beberapa sebab. yaitu :
1. Melalui peleburan sperma dan ovum (amfimiksis)
2. Tidak melalui peleburan sperma dan ovum (apomiksis), yang dapat dibedakan atas:
    a. Apogami                       : embrio yang terbentuk berasal dari kandung lembaga. Misalnya : dari sinergid dan antipoda.
    b.Partenogenesis              : embrio terbentuk dari sel telur yang tidak dibuahi.
    c. Embrio adventif             : merupakan embrio yang terbentuk dari sel nuselus, yaitu bagian selain kandung lembaga.
Pembuahan
            Dalam proses penyerbukan, sel jantan pada serbuk sari meluncur menuju bakal buah. Peristiwa ini disebut pembuahan. Setelah proses penyerbukan dan pembuahan, mahkota bunga segera layu dan pembentukan buah dimulai.
http://www.crayonpedia.org/wiki/images/9/9c/Pepaya.png

Biji
            Biji terbagi menjadi dua, dikotil dan monokotil.
biji monokotil (pada 
jagung)
biji monokotil (pada jagung)

Lembaga dikotill 
(pada biji buncis)
Lembaga dikotill (pada biji buncis)
Sudah melihat perbedaannya kan?

            Lembaga adalah calon tumbuhan baru yang terdiri atas bakal akar, akar batang, dan bakal daun. Lembaga berada di dalam biji. Daging biji merupakan cadangan makanan bagi calon tumbuhan baru yang digunakan selama tumbuhan baru belum tumbuh akar yang menyerap makanan dari tanah atau media tanam yang lainnya.
            Perkembangbiakan yang menggunakan biji dinamakan dengan perkembangbiakan generatif. Kelemahannya lamanya waktu yang dibutuhkan dari menanam hingga berbuah. Juga biji yang ditanam kadang-kadang tidak sama dengan induknya. penyebabnya adalah pada saat penyerbukan, bunga mendapat tepung sari dari pohon lain sehingga terjadi penyerbukan silang (serbuk sari datang dari bunga lain tetapi pohonnya masih sejenis), atau bahkan penyerbukan bastar (serbuk dari dari bunga dan pohon yang berbeda).
               
Perkembangan Vegetatif
            Istilah propagasi vegetatif diberikan untuk reproduksi vegetatif/tumbuhan berbiji. Pada proses propagasi bila bagian tubuh tanaman terpisah maka bagian tersebut akan berkembang menjadi satu/lebih tanaman baru.
            Perkembangbiakan vegetatif ada yang berlangsung dengan sendirinya atau alami ada juga yang dikembangkan oleh manusia (buatan).
Vegetatif Alami
Anakan
            Anakan tumbuh di bagian bawah batang dan muncul dari dalam tanah. Tunas ini membentuk rumpun, misalnya: pohon pisang, pohon pinang dan pohon bambu serta padi. Tanaman padi saat ditanam memang menggunakan bibit yang disemaikan dari gabah (generatif), namun setelah ditanam, bibit padi yang hanya beberapa batang itu akan beranak dan menjadi rumpun padi. Anakan bambu disebut rebung yang biasa dibuat sayur atau digunakan sebagai lumpia. Bambu yang rebungnya dapat disayur adalah rebung dari bambu betung (miang).
            Anakan tumbuh di bagian bawah batang dan muncul dari dalam tanah. Tunas ini membentuk rumpun, misalnya: pohon pisang, pohon pinang dan pohon bambu serta padi. Tanaman padi saat ditanam memang menggunakan bibit yang disemaikan dari gabah (generatif), namun setelah ditanam, bibit padi yang hanya beberapa batang itu akan beranak dan menjadi rumpun padi. Anakan bambu disebut rebung yang biasa dibuat sayur atau digunakan sebagai lumpia. Bambu yang rebungnya dapat disayur adalah rebung dari bambu betung (miang).
http://www.crayonpedia.org/wiki/images/a/ad/Bambu_betung.png
Umbi batang
            Umbi batang adalah batang yang tumbuh di bawah tanah, digunakan sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan sehingga bentuknya membesar. Pada umbi terdapat mata tunas - mata tunas yang akan berkembang menjadi tanaman baru. Contoh: pisang, kentang, talas dan Caladium. Talas dan kentang disebut umbi batang karena umbi tersebut merupakan bagian dari batang.
http://www.crayonpedia.org/wiki/images/3/3e/Pisang.pnghttp://www.crayonpedia.org/wiki/images/2/2f/Umbi.png
   
Umbi Akar
            Umbi akar adalah umbi yang merupakan bagian dari akar. Tanaman yang berkembang biak dengan umbi akar antara lain bunga dahlia. Jika ditanam, tidak berapa lama tunas tersebut akan tumbuh menjadi bunga dahlia yang baru.
http://www.crayonpedia.org/wiki/images/e/e6/Umbi_akar.png
 
Akar Tinggal atau Rizoma (Akar Tongkat)
            Rizoma adalah batang yang menjalar di bawah tanah, dapat berumbi untuk menyimpan makanan maupun tak berumbi. Ciri rizoma adalah adanya daun yang mirip sisik, tunas, ruas dan antar ruas. Tunas muncul dari akar dan jika memungkinkan akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Rizoma terdapat pada bambu, bunga iris, beberapa jenis rumput, kunyit, lengkuas, jahe dan kencur.
http://www.crayonpedia.org/wiki/images/5/5c/Rizoma1.pnghttp://www.crayonpedia.org/wiki/images/8/8f/Rizoma2.png

Umbi Lapis
            Umbi lapis adalah batang pendek yang berada di bawah tanah. Umbi lapis diselubungi oleh sisik-sisik yang mirip kertas. Contoh: tumbuhan lili, tulip dan bawang.
http://www.crayonpedia.org/wiki/images/1/17/Bawang.png
Tunas Akar
            Disebut tunas akar karena memang tunas tumbuh dari akar yang menjalar sedikit di bawah tanah. Tumbuhan yang tumbuh dengan tunas akar, antara lain pohon cemara, sanakeling, dan sukun.
image:pinus.png
image:pinus.png
Tunas Batang/Stolon
            Stolon adalah batang yang menjalar di atas tanah. Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar), dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman. Contoh: pada rumput teki, rumput gajah dan strawberri.
http://www.crayonpedia.org/wiki/images/c/cc/Stolon.png
Tunas Liar
            Tunas liar terjadi pada tumbuhan yang daunnya memiliki bagian meristem yang dapat menyebabkan terbentuknya tunas-tunas baru di pinggir daun. Contoh: tunas cocor bebek (Kalanchoe pinnata) dan begonia.
Spora
            Spora berbentuk bulatan yang sangat kecil, seperti serbuk sari ataus eperti debu yang menempel di bagian tanaman (biasanya dibalik daun), mudah tersebar karena tertiup angina. Spora terdiri atas satu sel menyerupai zat telur, protoplasma, dan berdinding. Karena sangat ringan, spora mudah tertiup angin atau terbawa air.
http://www.crayonpedia.org/wiki/images/7/7c/Spora.pnghttp://www.crayonpedia.org/wiki/images/d/d0/Bentuk_spora.png
Vegetatif Buatan
            Vegetatif buatan adalah upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tumbuhan. Kuantitas (banyaknya) tumbuhan dapat diupayakan dengan cara mencangkok, stek, dan kultur jaringan. Sedangkan untuk meningkatkan kualitas dapat dilakukan dengan okulasi (menempel) dan menyambung (enten).
Cangkok (Okulasi)
            Tidak semua tumbuhan dapat dicangkok, hanya yang mempunyai kambium saja. Kambium yaitu lapisan lapisan lendir yang mengandung zat makanan tumbuhan. Lapisan kambium berada diantara kulit dan batang. Tumbuhan yang berkambium adalah tumbuhan dikotil (biji berkeping dua).
Kambium 
yang terdapat diantara kulit dan kayu
Kambium yang terdapat diantara kulit dan kayu

Merunduk
            Cara perkembangbiakan dengan merunduk adalah dengan merundukkan batang tanaman dan menahannya agar selalu berada di tanah. Bagian tanaman yang tertimbun tanah akan tumbuh akar. Setelah akar cukup kuat, tanaman dipisahkan dari induknya kemudian disemaikan dalam buluh bambu (polybag), lalu ditanam.
http://www.crayonpedia.org/wiki/images/a/ab/Merunduk.png
 Stek
            Stek adalah memperbanyak tumbuhan dengan cara menanam potongan bagian tumbuhan. Stek dilakukan tanpa menunggu tumbuhnya akar baru pada bagian yang diambil dan ditanam. Bagian yang distek, antara lain batang dan daun. Beberapa jenis stek yaitu :

a.Stek batang
            Dilakukan dengan cara memotong bagian yang akan distek. Pada tebu, yang dipotong adalah pucuk dan bagian tengah, asal masih terdapat ruas-ruasnya, karena pada ruas-ruas atau buku-buku itulahterdapat mata tunas yang nantinya dapat tumbuh menjadi tanaman baru. Cabang yang akan distek dipotong miring 45 derajat agar lebih banyak tempat untuk tumbuhnya akar baru.
http://www.crayonpedia.org/wiki/images/b/bf/Stek1.pnghttp://www.crayonpedia.org/wiki/images/1/12/Stek2.png


b.Stek daun
            Syarat tanaman yang daunnya dapat distek adalah apabila tepi daun tanamannya terdapat lekuk-lekuk tempat mata tunas berada. Contohnya daun cocor bebek, kaktus, nanas, dan daun bunga wijayakusuma. Jika daun tersebut ditanam, pada daun itu akan tumbuh tanaman baru.
http://www.crayonpedia.org/wiki/images/8/86/Stek_daun.png

c.Kultur jaringan
            Cara perkembangbiakan yang baru dengan menggunakan teknologi. Yaitu, bagian tumbuhan yang mana saja dapat dijadikan benih siap tanam. Pengerjaan kultur jaringan memerlukan kebersihan dan ketelitian yang tinggi. Diharapkan dengan kultur jaringan ini dapat mengupayakan pelestarian tumbuhan langka.





Admin by Uchiha Fitri Chan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar